Selasa, 09 Juli 2013

cara menghitung daya listrik


Cara hitung pemakaian listrik
Biaya listrik = Total kWh (jumlah pemakaian listrik) X lama pemakaian dalam jam X Tarif Dasar Listrik (sesuai kelompok golongan)
  • Total kWh bisa dilihat di tagihan listrik kamu di rumah
  • Lama pemakaian listrik di rumah juga bisa dikonfirmasikan dengan penghuni rumah lainnya
  • Tarif Dasar Listrik (TDL) menurut www.pln.go.id
    • Golongan R1 (< 2200 VA), 1 kWh = Rp 320,- untuk pemakaian sampai dengan 20 kWh
    • Golongan R2 (2200 VA – 6600 VA), 1 kWh = Rp 575,-
    • Golongan R3 (>6600 VA), 1 kWh = Rp 621,-
Jadi, berapa penghematan kamu jika mengganti lampu 100 watt ke lampu 20 Watt untuk pemakaian 10 jam/hari?
  • Penghematan energi listrik/bulan:
    (100W-20W) x 10 jam/hari x 30 hari = 2400 Wh = 2,4 kWh
  • Penghematan biaya/bulan:
    • Tarif R1 (< 2.200 VA) = rata-rata Rp. 320,- /kWh
      2,4 kWh x Rp. 320,- = Rp. 768,-
    • Tarif R2 (2.200 – 6.600 VA) = Rp. 575,-/kWh
      2,4 kWh x Rp 575,- = Rp. 1.380,-
    • Tarif R3 (>6.600 VA) = Rp. 621,-/kWh
      2,4 kWh x Rp 621,- = Rp.1,490,-
  • Emisi CO2 yang direduksi/bulan:
    Koefisien emisi CO2 di Indonesia menurut IPPC (1998) = 781.2621 gram/kWh
    2,4 kWh x 781.2621 gr/kWh = 1.875 g = 1,875 kg CO2

1 komentar:

  1. bagi yang sudah membaca, memberi komentar demi kemajuan blog ini...
    terima kasih

    BalasHapus