Cara hitung pemakaian listrik
Biaya
listrik = Total kWh (jumlah pemakaian listrik) X lama pemakaian dalam jam X
Tarif Dasar Listrik (sesuai kelompok golongan)
- Total kWh bisa dilihat di tagihan listrik kamu di rumah
- Lama pemakaian listrik di rumah juga bisa dikonfirmasikan dengan penghuni rumah lainnya
- Tarif Dasar Listrik (TDL) menurut www.pln.go.id
- Golongan R1 (< 2200 VA), 1 kWh = Rp 320,- untuk pemakaian sampai dengan 20 kWh
- Golongan R2 (2200 VA – 6600 VA), 1 kWh = Rp 575,-
- Golongan R3 (>6600 VA), 1 kWh = Rp 621,-
Jadi, berapa
penghematan kamu jika mengganti lampu 100 watt ke lampu 20 Watt untuk pemakaian
10 jam/hari?
- Penghematan energi
listrik/bulan:
(100W-20W) x 10 jam/hari x 30 hari = 2400 Wh = 2,4 kWh - Penghematan biaya/bulan:
- Tarif R1 (< 2.200 VA) =
rata-rata Rp. 320,- /kWh
2,4 kWh x Rp. 320,- = Rp. 768,- - Tarif R2 (2.200 – 6.600 VA) =
Rp. 575,-/kWh
2,4 kWh x Rp 575,- = Rp. 1.380,- - Tarif R3 (>6.600 VA) = Rp.
621,-/kWh
2,4 kWh x Rp 621,- = Rp.1,490,- - Emisi CO2 yang direduksi/bulan:
Koefisien emisi CO2 di Indonesia menurut IPPC (1998) = 781.2621 gram/kWh
2,4 kWh x 781.2621 gr/kWh = 1.875 g = 1,875 kg CO2
bagi yang sudah membaca, memberi komentar demi kemajuan blog ini...
BalasHapusterima kasih